BERJALAN SEMAKIN LAMA SEMAKIN KUAT

BERJALAN SEMAKIN LAMA SEMAKIN KUAT 

  Berbahagialah manusia yang kekuatannya a  di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! b  84:6 (84-7) Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air;c  bahkan hujan pada awal musim d  menyelubunginya dengan berkat. 84:7 (84-8) Mereka berjalan makin lama makin kuat, e  hendak menghadap f  Allah di Sion. g  Yakub. (MAZMUR 84:6-8)

PENDAHULUAN:berlari

  • Adanya suatu tradisi dalam kehidupan orang Israel, bagaimana mereka harus melakukan ziarah untuk menyembah Tuhan ke Yerusalem. dalam perjalanan menuju tempat itu, mereka harus melalui lembah dan jurang yang terjang. Tak sedikit mereka yang mengurungkan niatnya untuk ikut dalam kegaitan tersebut karena jarak yang jauh dan jalan yang terjang. Namun mereka yang memiliki kerinduan dan tujuannya untuk melakukan ziarah dalam menyembah Tuhan, pasti akan sampai ke Yerusalem.
  • Banyak orang gagal / terseok-seok dalam mengiring Tuhan karena tidak mengandalkan kekuatan Tuhan. Seperti Contohnya: 1). Jemaat Efesus: Imannya merosot dan meninggalkan kasih mula-mula, 2). Simson: Mengawali pelayanan dengan baik, namun mengakhirinya dengan tragis. 3). Raja Saul: Pengurapan yang luar biasa, namun matinya ditikan alias dibunuh oleh musuh. Dan masih banyak lagi contoh dalam Alkitab, dimana mereka mengawali dengan roh tetapi mengakhiri dengan tidak baik.

BAGAIMANA SUPAYA KITA BERJALAN SEMAKIN LAMA SEMAKIN KUAT?

  1. MENGANDALKAN KEKUATAN TUHAN (ay 6). Kaleb adalah salah seorang dari 12 pengintai yang diutus oleh Musa untuk mengintai Tanah Kanaan. Namun hanya 2 orang (Yosua dan kaleb) yang memiliki pandangan positif akan kejadian tersebut (Bilangan 13:30). Kaleb Tahu bahwa kekuatan Tuhan di atas kekuatan siapapun, sehingga ia mengatakan: “…Kita akan maju, kita pasti menang…”. Dalam Yosua 14:10: “…setelah 45 tahun kemudian artinya usia Kaleb sudah 85 tahun, ia mengatakan bahwa: “ia masih memiliki kekuatan yang sama dengan pada waktu ia masih usia 40 tahun ketika mendengar Firman itu..”.
  2. MEMILIKI TUJUAN / VISI YANG JELAS (ay 8). Tujuan mereka ke Yerusalem ialah: “hendak menghadap Allah di Sion”. Kita sebagai orang Kristen tujuannya jelas yaitu: masuk Sorga”. Karena tujuan yang jelas, maka tidak menghiraukan jalan menuju kesana. Kita butuh visi / pewahyuan dari Tuhan untuk mencapai tujuan kita. Dalam Amsal 29:18: “Jika tidak ada wahyu menjadi liarlah rakyat”. Contohnya: Yusuf. Ia ditakuti oleh saudara-saudaranya bukan karena postur tubuh yang besar, tetapi karena ia memiliki visi yang besar. Ketika ia bermimpi berkas-berkas saudara-saudaranya tunduk kepada berkasnya. Namun, karena Yusuf punya visi dari Tuhan, maka rintangan tidak dapat menghambat pekerjaan Tuhan atas dirinya. Musuh tidak daapt membatalkan impian orang yang besar dan yang mengandalkan Tuhan.

PENUTUP: Jika ada halangan, rintangan yang menghalangi langkah kita dalam mengikuti Tuhan dan sampai kepada tujuan Allah, maka tetaplah mengandalkan kekuatan Allah dan milikilah tujuan / visi yang jelas. Dengan demikian tidak ada yang mustahil untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan serta tujuan Allah yaitu Sorga yang kekal.

Pdm. Freddy Siagian, M.Th.,M.M.

3 thoughts on “BERJALAN SEMAKIN LAMA SEMAKIN KUAT

  1. Puji Tuhan. Tetap andalkan Tuhan sepanjang masa. Pegang janji Tuhan dan firman Tuhan. TYM. ☺

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*