HIDUP MENGHASILKAN BUAH

HIDUP MENGHASILKAN BUAH

Tinggallah di dalam Aku  dan Aku di dalam kamu.  Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak,   sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.  Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting  dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.  (Yohanes 15:4-6)

Pendahuluan

  • “Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu. Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga.” (Roma 11:21-22).
  • Catatan: Keberadaan kita ini digambarkan sebagai carang-carang liar yang dicangkokkan ke satu batang pohon.  Kalau carang asli, yaitu bangsa Israel, bisa tidak berbuah bisa dipotong dan dibuang, apalagi kita yang adalah carang liar.

Dalam Tahun 2020, Jemaat GPM harus menghasilkan buah:

  1. Buah Pekerjaan Baik (Kolose 1:10)
  2. Buah Kehidupan Kekal (Yohanes 4:36)
  3. Buah Kebenaran (2 Korintus 9:10)
  4. Buah Pertobatan (Matius 3:8)
  5. Buah Roh Kudus (Galatia 5:22-23)

1. Buah Pekerjaan BAIK

Sehingga hidupmu layak  di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah (TB)

Dengan demikian kalian dapat hidup menurut kemauan Allah, dan selalu menyenangkan hati-Nya, sehingga dalam segala sesuatu kalian dapat menghasilkan hal-hal yang baik. Dan pengetahuan kalian tentang Allah pun akan bertambah juga. (BIS)

Contoh Tokoh Alkitab:

  1. YUSUF.

Yusuf di Mesir menjadi orang yang dicari karena oleh Roh Allah ia menjadi orang yang cakap dalam pekerjaannya, selalu berhasil. Sejarah mencatat bahwa negara Mesir jaya di masa lalu karena ada seorang Yusuf berprestasi baik dalam karyanya, mengurusi logistik di Mesir sehingga luput dari kelaparan hebat di Negeri itu bahkan daerah lain.

  1. DANIEL

   Daniel di negeri Babel dalam pemerintahan tiga raja tetap dicari karena memiliki prestasi luar biasa dalam memberi solusi pada peristiwa genting dalam kerajaan itu.

  • Menerangkan Mimpi Raja Nebukadnezar bermimpi tentang munculnya kerajaan-kerajaan yang kuat di muka bumi dan kerajaan kekal. Dan Kedua, tentang peringatan kepada raja untuk segera bertobat dan menyembah Allah. Setelah itu, Raja Nebukadnezar meninggikan Allah.
  • Mengartikan Tulisan di dinding:  “Mene, mene, tekel ufarsin”. Mene berarti “masa pemerintahan raja dihitung oleh Allah dan telah diakhiri”, Tekel “raja ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan”, Peres “kerajaan akan pecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia”.
  • Setelah mengartikan tulisan itu, Raja Belsyazar memberikan hadiah itu kepada Daniel serta mengangkatnya menjadi orang ketiga yang mempunyai kekuasaan di kerajaannya.

Pdt. Dr. Freddy Siagian, M.Th.,M.M.

Dokumentasi Ibadah Minggu, 26 Januari 2020

GPM 25 Jan (1) GPM 25 Jan (2) GPM 25 Jan (3) GPM (3)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*