BUAH ROH KUDUS – KASIH

BUAH ROH KUDUS (1. KASIH)
Galatia 5:22-23

Firman TUHAN
• Galatia 5:22-23 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. (TB)
• GALATIA 5:22-23: “Sebaliknya, kalau orang-orang dipimpin oleh Roh Allah, hasilnya ialah: Mereka saling mengasihi, mereka gembira, mereka mempunyai ketenangan hati, mereka sabar dan berbudi, mereka baik terhadap orang lain, mereka setia, mereka rendah hati, dan selalu sanggup menguasai diri. Tidak ada hukum agama yang melarang hal-hal seperti itu. (BIS)

I. PENDAHULUAN: Jemaat Gereja Pentakosta yang dimuliakan Tuhan, pada 2020 ini, Tuhan sampaikan melalui Gembala jemaat agar kita semua harus menghasilkan buah. Dan minggu ini saya sampaikan salah satu dari buah Roh Kudus, ialah KASIH.
Ada 2 Hukum Kasih (Matius 22:37-40)
– Kasih Kepada TUHAN
– Kasih Sesama Manusia
Buah kasih yang dimaksud ialah: Harus saling mengasihi Tanpa syarat (Agape)

Dalam Lukas 10:25-42 “Orang Samaria yang Murah hati” Dimana Seorang ahli Tarurat berniat mencobai Yesus. Guru apa yang aku kehendaki untuk memperoleh hidup yang kekal? (ay 25). Yesus menjawab: “Hukum Kasih” (ay 27) Ayat 29 “ Siapakah sesamaku manusia?

II. ORANG SAMARIA YANG MURAH HATI (Lukas 10:25:-42), Yesus menjelaskan 3 sikap orang yang berbeda.
1. SIKAP 1. IMAN, Seorang IMAM (jabatan yang penting dalam Israel dan mengadakan doa syafaat dan memberi berkat), dan Imam itu melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan) Artinya: tidak ada Keperduluan atau kasih
2. SIKAP Ke-2: LEWI. Seorang LEWI (Menyelenggarakan Ibadah di Bait Suci), dan Orang Lewi melihat kejadian itu, ia melewatinya dari seberang jalan)
3. SIKAP Ke-3, Seorang Samaria: Penduduknya di benci oleh orang-orang Yahudi karena perbedaan agama dan kebiasaan. Samaria menjadi tempat pengungsian bagi para pelanggar hukum dari Yudea (Yos 20:7; 21:21). Orang Samaria hanya bersedia menerima lima kitab Musa. Mereka menolak semua tulisan para nabi dan tradisi Yahudi.
Namun di  ay 34: “Orang Samaria menolong karena tergerak hatinya oleh Belaskasihan”

III. PELAJARAN YANG DAPAT DIPELAJARI DARI KASIH SEORANG SAMARIA
1. Tergerak oleh Belaskasihan (ay 33)
– Menolong walaupun tidak dikenal
– Bersedia menerima resiko
2. Rela berkorban (ay 34-35)
– Membalut luka (Tenaga)
– Menyirami dengan minyak dan anggur (materi)
– Merawatnya

IV. PENUTUP; Hendahlah kasih (Agape) atau mengasihi sesama tanpa pamrih ada bagi kita. Belajar dengan seorang Samaria, yang menunjukkan kaish melalui perbuatan nya dengan rela menolong orang yang membutuhkan pertolongan. Dengan segala materi dan tenaga bahkan resiko dia lakukan oleh karena hati nya tergerak oleh belaskasihan. Selamat hari Minggu.

BUAH ROH KUDUS -1. KASIH (download materi kotbah)

Pdt. Dr. Freddy Siagian, M.Th.,M.M.

Dokumentasi: Minggu, 15 Maret 2020 / GPM

19fe4df5-d9c8-41f4-9c50-5c300808678d 93e41bfe-d9ee-408c-983c-0f50fbf27ab5 1102014686_univ_lsr_xl4953053a-9ca1-4fa6-b9d7-3b3025025c74 e2131ca1-b991-4267-a85f-182f32743390

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*